-->
  • Jelajahi

    Copyright © GAWAI.CO
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Bupati ROR Ikuti Pembukaan ANPK Dilaksanakan KPK

    26/08/20, 16:00 WIB Last Updated 2020-08-26T13:11:09Z

     

    Bupati Minahasa Royke O. Roring ketika mengikuti kegiatan secara virtual. (ist)



    Editor: Tim Gawai

    TONDANO (Gawai.co) - Bupati Minahasa Royke Octavian Roring mengikuti pembukaan serta tiga sesi dialog dan tanya jawab Aksi Nasional Pencegahan Korupsi (ANPK) 2020 secara virtual yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Rabu (26/8).

    Dalam kegiatan yang dibuka Presiden RI Joko Widodo itu, memberikan arahan agar di tengah krisis ekonomi dan kesehatan akibat pandemi Covid-19 ini adalah momentum yang tepat untuk berbenah secara komprehensif. Arahan presiden sejalan dengan komitmen Pemkab Minahasa soal pemerintahan bersih terpercaya.

    Dikatakan presiden agar membangun tata kelola pemerintahan yang baik, cepat, produktif dan efisien dan disaat yang sama harus akuntabel dan bebas korupsi. Di mana dua hal tersebut menurut presiden adalah sama penting dan tidak bisa dipertukarkan, keduanya harus dijalankan, berjalan bersama dan saling menguatkan.

    Diakui presiden, hal itu memang tidak mudah tetapi ini adalah tantangan yang harus dipecahkan harus dirumuskan dan lakukan langkah konkret, konsisten dari waktu ke waktu. Presiden mengemukakan dua hal yang akan terus dilakukan terkait upaya pencegahan korupsi itu yakni regulasi yang harus terus dibenahi dan reformasi birokrasi.

    Bupati Royke Roring menyatakan bahwa sejak awal dirinya bersama Wakil Bupati Robby Dondokambey berkomitmen pada pencegahan dan pemberantasan korupsi. 

    Bahkan hal itu secara jelas tertuang dalam nawacita RR-RD yakni pemerintah tidak akan absen dalam membangun tata kelola yang bersih dan terpercaya juga membutuhkan dukungan semua jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa juga aparat terkait bahkan seluruh masyarakat.

    "Dengan demikian harapan dan arahan presiden akan dapat kita jawab," terang bupati yang mengikuti kegiatan tersebut secara daring.

    Kegiatan ini diikuti bersama 500 lembaga/instansi pemerintah pusat, 34 gubernur dan bupati/walikota se-Indonesia dan didahului dengan prakata dari Ketua KPK RI Firli Bahuri. (Tim Gawai)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini