• Jelajahi

    Copyright © GAWAI.CO
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Katuuk Resmi Jabat Rektor Unima

    08/09/20, 14:00 WIB Last Updated 2020-09-09T03:07:30Z

     

    Suasana pelantikan Rektor Unima Prof Dr Deitje Adolfien Katuuk di kantor Kemendikbud RI. (ist)




    Editor: Tim Gawai

    TONDANO (Gawai.co) - Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Ainun Naim melantik Rektor Universitas Negeri Manado (Unima) Prof Dr Deitje Adolfien Katuuk bertempat di kantor Kemendikbud, Jakarta, Selasa (8/9).

    Pada kesempatan tersebut juga turut dilantik Peneliti Ahli Utama Kemendikbud Dr Ence Oos Mukhamad Anwas.

    "Kemendikbud terus mendorong akselerasi reformasi birokrasi, salah satunya dengan melantik pejabat struktural dan fungsional untuk meningkatkan performa organisasi, sehingga dapat bekerja lebih kreatif dan inovatif dalam berkontribusi bagi pemajuan bangsa," tutur Ainun.

    Ainun mengatakan perguruan tinggi seyogyanya menjadi garda terdepan dalam menciptakan solusi atas berbagai persoalan. Oleh karena itu, pemimpin yang mumpuni dalam menyikapi perkembangan di dunia kampus, mutlak harus dipenuhi.

    "Saya harap, universitas yang saudara pimpin dapat semakin berkiprah dalam menciptakan gagasan-gagasan serta teknologi kreatif dan inovatif untuk mendukung pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi kehidupan berbangsa," pesan Ainun kepada rektor.

    Sementara itu, usai dilantik Prof Dei sapaan akrab rektor Unima mengucapkan, puji syukur kepada Tuhan. "Terima kasih keluargaku, suami tercinta dan anak-anak atas doa dan motivasi selama proses ini," ungkapnya.

    Dirinya pun mengucapkan terima kasih kepada Presiden RI Joko Widodo, Mendikbud RI Nadiem Makarim serta semua jajaran kementerian, pemerintah Provinsi Sulawesi Utara khususnya Ketua Dewan Penyantun Unima Gubernur Olly Dondokambey, senat Unima, para mantan rektor Unima, para kandidat, para pendukung, dan keluarga besar Unima. 

    "Terima kasih atas doa dan dukungannya," tuturnya.

    Dikatakannya, proses mencari pemimpin telah usai, sekarang mari bersama kita bergotongroyong membangun Unima dengan segala perbedaan. "Perbedaan itu merupakan potensi kita masing-masing yang akan menjadi energi baru untuk Unima berprestasi," katanya.

    "Gotong royong membangun Unima, Unima MAPALUS kita jadikan Unima sebagai tempat membentuk manusia yang bermartabat untuk Indonesia maju. Salam Unima MAPALUS, salam sehat dan bahagia selalu," tandasnya. (Tim Gawai)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini