-->
  • Jelajahi

    Copyright © GAWAI.CO
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    472 Nakes Minsel Bakal Disuntik Vaksin

    07/01/21, 12:00 WIB Last Updated 2021-01-07T15:21:13Z

     

    Kadis Kesehatan Minsel dr.Erwin Schouten. (ist) 



    Editor: Tim Gawai


    MINSEL(Gawai.co) - Pendistribusian Vaksin Covid-19 ke seluruh daerah di Indonesia mulai berlangsung. Begitu juga di Provinsi Sulut. 


    Tenaga Kesehatan (Nakes) menjadi prioritas awal pemberian vaksin. Untuk itu sejumlah daerah telah mempersiapkan nakesnya untuk divaksin. 


    Untuk Kabupaten Minsel sendiri, disampaikan Kadis Kesehatan dr.Erwin Schouten mengatakan, 40 persen nakes di Minsel akan divaksin di tahap awal ini. 


    "Tahap ini yang disuntik vaksin 40 persen dari total nakes Minsel. Dari total nakes yang didata Kemenkes 1180 orang. Jadi ada sekira 472 nakes Minsel. Termasuk saya juga masuk untuk divaksin di tahap awal ini," ungkap saat ditemui di halaman kantor Bupati Minsel, Kamis (7/1). 


    Lanjutnya, selain para nakes, sejumlah pihak yang berkepentingan dengan pelayanan publik juga turut menjadi prioritas. "Selain nakes, ditahap ini, diprioritaskan juga mereka yang bekerja dalam melayani masyarakat secara langsung. Aparat penegak hukum, seperti kepolisian juga jadi prioritas," tambahnya.


    Schouten mengatakan, para masyarakat lanjut usia (Lansia) juga bakal menjadi prioritas setelah Nakes dan para pihak yang berkecimpung dengan pelayanan publik. "Untuk mekanismenya, dalam penyaluran dan pemberian vaksin tersebut setiap orangnya mendapat dua kali suntikan. Kemudian saat ini vaksin tersebut masih disimpan oleh Pemerintah Provinsi Sulut di Cold Chain," jelas mantan Direktur RSUD Amurang itu. 


    Dikatakannya, sesuai dengan arahan Pemerintah Pusat, jadwal penyuntikan bagi dokter residen pada tanggal 13. Dan 14 Desember secara serentak diseluruh Kabupaten dan Kota se-Indonesia. "Pelaksanaan dan pendistribusian vaksin covid-19 masih dalam proses kita menunggu saja, sambil menanti arahan dan instruksi dari Menteri Kesehatan. Sementata bagi masyarakat yang telah terkonfirmasi positif covid-19, tidak bisa untuk di berikan suntikan vaksin covid-19," pungkasnya.(Tim Gawai)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini